Sabtu, 04 Juni 2011

Oldiesnight

"semoga mawar kembali tegar dan segera kembali segar"
Aku memperhatikan seorang pria terduduk di halte tua

Memangku mawar penuh duri

Dia melebarkan sayap-sayap senyumnya

Namun, kemudian senyum itu terbang

Menyisakan seurat nadi yang dalam

Terbayang seorang gadis mungil yang sangat di cintainya


Ia sangat ingin memiliki gadis itu sepenuhnya
Namun, gadis itu terlalu rapuh

Seperti mawar hitam layu di pangkuannya
Yang akan patah dan menyisakan darah
Ketika genggaman erat menyetubuhinya

Namun angin akan membawanya terbang
Ketika tak satupun jari melingkari batangnya

Ia kemudian berdiri

Lalu kereta angin dikayuhnya kencang
Seirama dengan denyut jantung yang berdegup kencang
Atau hati kah itu?


Tak sempat saya tanyakan
"Ada yang bisa saya bantu, Diriku yang satu lagi?"

Dan..
Sebuah mobil trailer besar menghampiri...Diriku yang satu lagi
Berwarna merah berapi-api
Tanpa cacat
Mengkilat dan penuh pesona
Dan bertuliskan, "Cinta"

Berdasi lagi berbaju hitam kosong
Dan...tanpa disapa
Kematian menghampirinya
Sang pencabut nyawa tertawa, dan mengangguk
Walaupun tak tahu nama...Diriku yang satu lagi


Tubuh tak bernyawa
Jemarinya bergerak
Meraih bunga hitam tanpa harapan


Ditanamnya bunga itu
Berharap di suatu hari
Bunga itu akan mekar kembali


Sebagai bunga mawar merah penuh harapan


Sayap-sayap senyumnya melebar
Dan kemudian terbang lagi bersama genggaman kematian

0 komentar:

Posting Komentar