Kamis, 07 April 2011

Heart-attack and Love-rectangle


Aku terbaring lesu, disampingku duduk seorang lelaki paruh baya yang sedang menangis, yang entah bagaimana kutahu itu ayahku. Kasur dan ayahku meleleh, bumi mengisapku ke dalamnya dan tiba-tiba aku berada di rumah sakit, ya aku tahu itu karena aku tepat berada di ruang yang bertuliskan ICU. Kemudian aku melihat 3 orang di sudut ruangan. Seorang dokter, suster, dan satunya lagi pacarku, Nagasayang.

Aku berdiri dan menghampiri mereka, mereka sedang membicarakan sesuatu tentang...serangan jantung, sementara pacarku menangis tersedu-sedu. Aku pun bertanya, apa yang mereka bicarakan? Tapi, aku sama sekali tak digubris, seolah-olah aku tidak berada di tempat itu. Aku membelai pacarku dan...tanganku tembus tepat melalui dadanya. Otakku berpikir keras berusaha menafsirkan keadaan yang ada, dan hasilnya...aku sadar sudah mati dan ternyata yang mereka bicarakan adalah aku, yang terkena serangan jantung stadium akhir...aku hanya terhenyak memandang jasadku yang tersenyum.

Semuanya gelap, dan aku berada di ruang makanku, sedang menyantap secara paksa nasi goreng buatan ibuku. Tiba-tiba HP ku bergetar, sms dari JellyBoy. "kutahu kau mencintainya, aku mencintai dirimu dan pacarnya, dan dia mencintai dirimu dan pacarnya, Sadiq kita dalam situasi yang sangat membingungkan, bung ! f.a".

Aku bingung apa yang akan aku lakukan, mungkin dia masih berpikir aku masih mencintai Evergreen-nya, tapi apakah dia serius soal "aku mencintai dirimu dan pacarnya"? Aneh...aku berlari menuju ke sekolah, sebuah mobil SUV warna biru menabrakku dan aku pingsan...

Then, I woke up...thanks to my damn alarm clock !


Ulangan UAS hari ini cukup mudah, berkat bantuan Long-Hand, Catty, Brilliant Glasses, dan Run-devil. Thanks, guys ! Solidaritas adalah motto kita, haha.


Pulangnya tiba-tiba hujan, aku, Nagasayang, Crazzy-Froggy, Funny Ray, Coken, dan Boy Genius duduk di koridor sambil bermain joker. But, tiba-tiba kepalaku sakit dan pikiranku kacau, aku menggertak pacarku, (im so sorry) dan pulang...


Kini ku terhenyak, menyadari kesalahanku, dan satu-satunya yang ingin kulakukan sekarang adalah TIDUR dan MEMINTA MAAF pada pacarku...im sorry, sayangkayumanis...



0 komentar:

Posting Komentar